Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Bangkitnya Bisnis Kasino Atlantic City

Bangkitnya Bisnis Kasino Atlantic City

7

Pernahkah Anda mendengar Atlantic City? Atlantic City adalah sebuah kota di New Jersey, Amerika Serikat, yang terkenal dengan hotel dan kasino termewah di dunia. Saat ini, ada delapan hotel mewah yang tersebar di wilayah pantai timur Amerika Serikat ini.

 

Perjalanan Atlantic City menjadi “kota judi” dunia dimulai ketika masyarakatnya memberikan hak suara pada 1974 untuk melegalkan judi di kota itu. Kegagalan itu menginspirasi masyarakat untuk melakukan referendum yang sama dua tahun kemudian. Pada 1976, referendum memberikan legalisasi untuk kasino di Atlantic City. Chalfonte Hadon-Hall Hotel menjadi grup pertama yang mulai mengubah posisinya menjadi resort internasional.

 

Pada 26 Mei 1978, grup ini membuka kasino hotel legal pertama di wilayah timur Amerika. Pada awalnya, perubahan Atlantic City menjadi kota kasino tidak langsung memecahkan permasalahan masyarakat setempat. Citra Atlantic City sebagai kota kasino juga masih tenggelam oleh popularitas Las Vegas, Nevada, yang sudah lebih dulu dikenal sebagai “resorts city.”

 

Calon Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mendongkrak popularitas Atlantic City sebagai kota kasino dengan menyelenggarakan pertandingan tinju kelas dunia di sana. Mantan juara dunia tinju sejati, Mike Tyson, adalah salah satu petinju populer yang pernah bertanding di Atlantic City pada dekade 1980-an. Keberhasilan Trump membawa Tyson sekaligus meningkatkan perhatian dunia terhadap Atlantic City sebagai kota peristirahatan.

 

Namun, bisnis kasino dan resort di Atlantic City menurun sejak 2013. Satu persatu grup resort dan kasino mengalami kebangkrutan secara perlahan. Salah satu yang mengalami kebangkrutan adalah Revel Entertainment Group. Pada Februari 2013, Revel mengalami penurunan pendapatan dari USD2,4 triliun menjadi USD450 juta.

 

Pada Juni 2014, Revel dinyatakan bangkrut dan mulai menjual asetnya. Namun, penjualan tersebut tidak mengubah geliat bisnis kasino milik grup layanan finansial multinasional Morgan Stanley itu. Pada September 2014, sejumlah kasino milik Revel ditutup.

 

Kebangkitan  

Pelan-pelan, bisnis kasino di Atlantic City sudah mulai meningkat kembali. Kenaikan ini ditandai dengan pendapatan sejumlah kasino pada tahun operasi 2015. Situs GamblingInsider melaporkan sejumlah kasino di Atlantic City meraih kenaikan keuntungan kotor sekitar 40 persen dengan nilai USD547 juta sepanjang tahun 2015.

 

Divisi Penyelenggara Permainan New Jersey merilis pendapatan permainan yang dihitung setiap bulan. Jumlah kenaikan tersebut tidak hanya berasal dari meja kasino, namun juga dari pelayanan ramah-tamah seperti kenyamanan ruangan, makanan, minuman, dan hiburan.

 

Kenaikan ini menandai penurunan pendapatan dalam sembilan tahun beruntun hingga USD2,4 triliun. Enam dari delapan kasino berlisensi di kota Atlantic City justru meraih peningkatan keuntungan kotor.

 

Kasino Borgata adalah yang terdepan dalam urusan ini. Dengan keuntungan operasi sebesar USD215,98 juta, kenaikan mencapai 36 persen. Sementara itu, kasino dalam grup Harrah berada di posisi kedua dengan USD127 juta atau naik sebesar 26 persen.

 

Satu-satunya operator yang mengalami penurunan pendapatan operasi kotor adalah Tropicana. Sepanjang tahun 2015, kasino dalam grup ini mengalami penurunan sebesar 22 persen dengan nilai USD46,4 juta.

 

Tahun 2015 juga merupakan operasi penuh sepanjang tahun sejak empat kasino besar tutup di masa kebangkrutan pada 2014. Sekaligus ditandai dengan kenaikan sampai 40 persen. Namun, jika dihitung termasuk kasino yang masih tutup sampai hari ini, kenaikan hanya mencapai 61 persen.

 

Total pendapatan operator saat ini adalah USD3,5 triliun, naik dua persen, namun total turun delapan persen jika dihitung termasuk kasino yang tutup. Pendapatan total bersih adalah USD2,6 triliun, naik empat persen untuk operator yang sedang berjalan dan turun enam persen secara total sebagai industri.

 

Sementara itu, hotel yang dikunjungi para pelancong mencapai rata-rata 81 persen. Harga rata-rata untuk menginap semalam di hotel-hotel tersebut itu adalah sekitar USD102,77.

 

Dari tadi kita hanya menghitung keuntungan dan kerugian kasino di Atlantic City pada 2015 dalam hitungan dollar. Berapa sih sebenarnya kalau dihitung dalam rupiah? Berikut perhitungan dalam rupiah:

 

  1. Kenaikan 40 persen dengan nilai USD547 juta atau Rp7,17 triliun
  2. Total pendapatan kotor operator kasino sebesar USD3,5 triliun atau Rp45,89 triliun
  3. Total pendapatan bersih operator kasino sebesar USD 2,6 triliun atau Rp34,09 triliun

 

Dahsyat bukan?!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *