Berjudi Dikalangan Mahasiswa

Berjudi Dikalangan Mahasiswa

12

Mahasiswa membutuhkan biaya yang cukup banyak untuk kebutuhannya sehari hari seperti membeli peralatan kuliah , melaksanakan praktikum yang butuh biaya yang tak sedikit. Apalagi kebutuhan untuk tampil stylelist dan modis di depan mahasiswa lain . Di dunia perkuliahan banyak yang mengedepankan penampilan mereka agar terlihat menarik dan menjadi pusat perhatian . Dengan menggunakan handphone yang canggih dan pakaian yang mahal dan bermerk apalagi didukung dengan kendaraan yang mewah dan makan ditempat mewah dan bergengsi dimata mahasiswa lainnya. Didasari oleh kebutuhan itulah  mahasiswa mengambil jalan pintas untuk memperoleh uang lebih untuk memenuhi asupan kebutuhan mereka. Mereka sudaqh mendapatkan uang dari kiriman orang tua mereka tetapi uang itu terkadang sering tidak cukup untuk kebutuhan sampingan.

 

Uang itu paling hanya cukup untuk makan dan biaya kuliah sehari hari. Apalagi di keluarga yang tidak mampu terkadang untuk makan makanan bergizi pun tidak cukup. Orang tua mereka tidak mampu untuk memberi uang yang lebih untuk menunjang penampilan anaknya. Berjudi dikalangan mahasiswa banyak dilakoni oleh kaum pria. Namun tak sedikit juga populer dikalangan mahasiswi. Judi yang biasa mereka lakukan seperti judi bola atau judi poker. Dengan bermodalkan  uang yang pas pasan dari kiriman orang tua mereka. Mereka tekadkan diri mereka untuk menang dan mendapatkan uang lebih dan harapan mendapatkan uang yang berlipat lipat ganda untuk kedepannya.

 

Biasanya mereka dapat tertarik untuk bermain judi tersebut berasal dari pengaruh teman teman sekitar mereka yang juga suka bermain judi. Melihat keberhasilan teman teman mereka yang kebetulan saat itu memenangkan sebuah judi memang sangatlah mempengaruhi untuk mencoba hal tersebut. Tanpa mereka memikirkan lagi dampak yang ditimbulkan dari mereka berjudi. Didesak oleh banyaknya kebutuhan merteka yang ingin hidup bermewah mewah dengan cara cepat dan instan tanpa mengeluarkan banyak tenaga terkuras ataupun berpikir. Tanpa modal yang besar mereka sudah bisa ikut berjudi dan dijanjikan untuk menang sehingga mendapat uang yang sangat banyak. Mereka tidak lagi berpikir dengan jernih karena sudah terpengaruh oleh kehidupan duniawi.

 

Ada kalanya mereka dapat memenangkan judi karena faktor keberuntungan ataupun kebetulan. Namun ada kalanya juga mereka mengalami kesialan saat memainkan jugi tersebut biasa mereka sebut sedang “apes”. Namun meskipun demikian mereka tetap mencoba dan kembali mengikuti judi selanjutnya. Mereka memasang taruhan terus menerus sampai mereka kembali mendapatkan keberuntungan kemenangan. Tanpa mereka sadari kembali bahwa skala mereka saat kalah lebih banyak dari skala menang mereka. Mereka sudah banyak menghabiskan uang tanpa mereka berpikir dahulu dan mencermati kembali sebenarnya berapa uang yang sudah habis mereka pakai untuk modal bermain judi. Apakah uang modal tersebut sudah berbanding lurus dengan keuntungan yang mereka dapatkan saat “kebetulan” menang. Atau malah sebaliknya hanya sebagian besar ataupun malah tidak ada surplus sama sekali yang mereka dapatkan.

 

Bahkan karena kesibukan dan keasyikan mereka saat berjudi mereka melupakan tanggung jawab mereka sebagai mahasiswa yaitu kuliah. Salah satu dampak negatif yang timbul pada mahasiswa yang suka berjudi yaitu mereka sering sekali absen kuliah karena mereka sibuk di warnet menunggu untuk bermain judi. Mereka juga tidak mempelajari materi kuliah mereka apalagi mengerjakan tugas kuliah. Kuliah terbengkalai dan nilai IP mereka anjlok. Bahkan tidak menutup kemungkinan mereka bisa di drop out dari kampus. Dampak buruk lainnya mereka tidak dapat bersosialisasi dengan baik didalam masyarakat mereka cenderung bersikap kasar dan arogan. Mereka juga sering berkata kata buruk dan tidak sopan juga penampilan mereka yang kumuh tidak rapi bahkan kotor dan dekil sekali. Mereka cenderung hanya bergaul dengan sesama mereka yang bermain judi.

 

Dampak buruk lainnya adalah orang tua mereka yang akan selalu mereka desak untuk mengirimkan uang yang lebih banyak untuk modal mereka berjudi. Cenderung mereka berbohong dengan beralasan bahwa uang tersebut akan mereka gunakan untuk kebutuhan kuliah mereka padahal kenyataannya lain. Mereka sudah kecanduan bermain judi pda tahap yang ekstrim jika semua dampak tersebut ada pada diri mereka. Akan sangat sulit untuk menghilangkan kebiasaan tersebut. Kebiasaan berjudi tersebut bahkan dapat lebih berbahaya dari kebiasaan merokok karena akan mendarah daging dikeseharian mereka. Namun kebiasaan berjudi tersebut sudah sangat populer dikalangan mahasiswa saat ini terutama kaum  laki-laki dari segala angkatan tidak memandang dari prodi apa fakultas apa ataupun universitas apapun.Tidak sedikit dijumpai bahkan dari universitas terkenal sekalipun akan ada mahasiswa yang mempunyai kebiasaan berjudi.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *